Jember — Upaya percepatan penemuan kasus Tuberkulosis (TB) terus dilakukan melalui kegiatan Active Case Finding (ACF) yang dilaksanakan di balai desa Tamansari. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 123 warga dari tiga desa, yakni Lojejer, Ampel, dan Tamansari. ACF merupakan metode penemuan kasus TB secara aktif, di mana petugas kesehatan tidak hanya menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, tetapi turun langsung ke masyarakat untuk melakukan skrining. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi percepatan eliminasi TB yang ditargetkan tercapai pada tahun 2030. Dalam kegiatan tersebut, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi kemungkinan gejala TB. Pemeriksaan dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan tenaga kesehatan yang telah terlatih, sehingga proses skrining dapat berjalan dengan optimal. Sebanyak 123 orang yang hadir menjadi sasaran pemeriksaan dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari wilayah Lojejer, Ampel, dan Tamansari yang masuk dalam cakupan wilayah pelayanan. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan adanya kesadaran yang semakin meningkat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit TB. Kegiatan ACF ini bertujuan untuk menemukan kasus TB sedini mungkin, sehingga penanganan dapat segera dilakukan dan penularan dapat ditekan. TB merupakan penyakit menular yang membutuhkan perhatian serius, sehingga pendekatan aktif seperti ini menjadi salah satu strategi penting dalam pengendaliannya. Selain pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai gejala TB, cara penularan, serta pentingnya pengobatan yang tuntas. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya memahami kondisi penyakit, tetapi juga berperan aktif dalam pencegahan. Dengan dilaksanakannya kegiatan ACF di balai desa Tamansari, diharapkan semakin banyak kasus TB yang dapat ditemukan lebih awal. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung target nasional menuju eliminasi TB pada tahun 2030. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga pengendalian TB dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.
Catatan Penting
Informasi ini bersifat edukatif. Jika mengalami gejala batuk lama, demam, keringat malam, atau penurunan berat badan, segera lakukan pemeriksaan ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
Pantau informasi TBC secara terstruktur
RESPIORA menyediakan peta, grafik, artikel, dan skrining untuk membantu pemahaman kondisi Tuberkulosis.